Strategi trading Heikin Ashi
Sama seperti grafik candlestick tradisional, Heikin Ashi mudah dibaca dan dipahami. Grafik ini lugas, sehingga Anda tidak perlu melakukan penilaian yang rumit. Jenis grafik ini dirancang untuk swing trading dan bekerja paling baik pada kerangka waktu yang lebih panjang seperti grafik 4 jam atau harian, karena ini akan memberikan sinyal yang paling bersih. Berikut adalah strategi sederhana untuk trading menggunakan candle Heikin Ashi.
Tunggu tren
Untuk memulai, temukan tren terlebih dahulu. Setidaknya tiga candle dengan warna yang sama adalah titik awal yang baik. Ini akan memberi tahu Anda bahwa momentum sedang bergerak ke arah yang jelas. Jika Anda melihat campuran warna dan sumbu atau banyak pergerakan bolak-balik, urutan tren Anda belum terbentuk.
Tunggu Doji atau pullback
Tren kadang-kadang berhenti sejenak saat momentumnya berlangsung. Jika Anda melihat candle Doji di tengah tren, tunggulah candle berikutnya. Jika candle berikut bergerak ke arah yang sama, itu adalah konfirmasi bahwa tren masih berlanjut.
Tetapkan stop-loss yang realistis
Beralihlah ke grafik candlestick biasa untuk menetapkan stop-loss Anda pada titik swing high atau swing low terbaru sebagai batas stop Anda. Jangan mendasarkannya pada titik tertinggi atau terendah candle Heikin Ashi karena candle tersebut adalah rata-rata, bukan harga sebenarnya.
Keluar saat terlihat tanda pelemahan
Setelah Anda masuk posisi trading dan mengelola risiko dengan stop-loss, saatnya mencari titik keluar. Ini bisa dilakukan setelah Anda melihat tanda awal pembalikan, seperti sumbu yang berbeda, perubahan warna, atau Doji. Usahakan untuk menangkapnya sebelum tren benar-benar berbalik.
Mengombinasikan candle Heikin Ashi dengan indikator lain
Anda dapat memadukan grafik Heikin Ashi dengan alat lain seperti moving average, Relative Strength Index (RSI), dan Average True Range (ATR) untuk meningkatkan peluang keberhasilan.
Moving average
Moving average adalah garis pada grafik yang menunjukkan rata-rata harga suatu aset dalam periode tertentu, misalnya 50 atau 100 hari. Exponential Moving Average (EMA) memiliki fungsi yang sama, tetapi memberikan bobot lebih besar pada harga terbaru sehingga bereaksi lebih cepat terhadap perubahan harga terbaru. Jika harga aset saat ini berada di atas EMA, kemungkinan tren sedang bergerak naik, dan sebaliknya. Karena itu, Anda dapat menggunakannya untuk mengonfirmasi dan mengikuti tren.
Relative Strength Index (RSI)
RSI membantu Anda melihat apakah suatu aset berada pada kondisi overbought (di atas 70) atau oversold (di bawah 30). Anda dapat menggunakannya untuk mengonfirmasi apakah Anda sedang memasuki tren yang kuat atau justru mengejar tren yang sudah mendekati akhir.
Average True Range (ATR)
ATR adalah alat yang menunjukkan rata-rata pergerakan harga suatu aset. Anda dapat menggunakannya untuk menentukan harga yang realistis bagi stop-loss, misalnya dengan menempatkannya sedikit di luar kisaran pergerakan harga rata-rata aset tersebut. Hal ini membantu Anda menemukan keseimbangan antara menghindari stop-out pada trade yang bagus dan mencegah pengambilan risiko berlebihan.
Kesalahan umum yang harus dihindari
Grafik Heikin Ashi memiliki kelebihan dan kekurangan, dan bisa berguna atau tidak, tergantung pada strategi trading Anda. Setiap alat trading memiliki tujuan tertentu, dan tidak masuk akal menggunakannya untuk hal lain. Anda tidak akan menggunakan air fryer untuk merebus pasta, begitu pula Anda sebaiknya tidak menggunakan candle Heikin Ashi untuk strategi trading yang tidak disesuaikan dengannya. Berikut adalah beberapa kesalahan paling umum yang dilakukan trader saat menggunakan candle Heikin Ashi.
- Menggunakan grafik untuk scalping
Jika Anda mencoba menggunakan grafik Heikin Ashi untuk scalping dan melakukan trade cepat dengan periode pendek seperti grafik 1 menit, penundaan akan menyesatkan Anda. Pada saat candle mengonfirmasi pergerakan, harga mungkin sudah berbeda. Itulah sebabnya candle Heikin Ashi lebih efektif digunakan pada kerangka waktu yang lebih panjang seperti grafik 4 jam atau harian, di mana reaksi cepat tidak terlalu penting dan kejelasan tren lebih diutamakan. - Menggunakan candle Heikin Ashi untuk menetapkan stop-loss atau level target
Jika Anda menetapkan stop-loss atau batas ambil untung berdasarkan titik tertinggi dan terendah candle Heikin Ashi, Anda mungkin akan terkena stop out terlalu cepat atau melewatkan target sepenuhnya. Karena itu, Anda sebaiknya selalu memeriksa level harga sebenarnya pada grafik candlestick biasa sebelum memasang order. - Trading tanpa konfirmasi
Sebuah Doji atau perubahan warna mendadak memang bisa menggoda, tetapi sebaiknya Anda menunggu konfirmasi sebelum masuk terlalu terburu-buru. Menunggu candle berikutnya atau mencari dukungan dari indikator lain selalu merupakan langkah yang bijak. - Menggunakan candle Heikin Ashi untuk menebak titik pembalikan
Grafik Heikin Ashi tidak dibuat untuk menangkap puncak atau dasar harga secara sempurna. Grafik ini memudahkan untuk mengikuti tren karena sangat baik dalam menunjukkan saat momentum sedang kuat, tetapi tidak akan memberi tahu Anda momen pasti kapan tren mulai atau berakhir.
Cara menemukan grafik Heikin Ashi di platform Anda
TradingView: Cukup ubah jenis grafik menjadi “Heikin Ashi.”
MetaTrader 5 (MT5): Buka Insert → Indikator → Kustom → Heikin Ashi.
MetaTrader 4 (MT4): Ini membutuhkan indikator kustom yang dapat Anda temukan gratis secara online.
Schwab and Thinkorswim: Ubah pengaturan grafik.